JAKARTA – Presiden Joko Widodo memberikan kewenangan untuk Polri melakukan program Keselamatan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Program itu merupakan kombinasi antara bantuan baik dan pelatihan untuk para sopir.

“Polri akan melaksanakan program Keselamatan. Ini seperti program Kartu Prakerja, namanya program Keselamatan oleh Polri yang mengombinasikan sandaran sosial dan pelatihan, ” prawacana Jokowi dalam jumpa pers dengan disiarkan lewat video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Target dari rencana Keselamatan Polri adalah 197 seperseribu pengemudi taksi, sopir bus ataupun truk, dan kernet. Mereka nantinya diberikan insentif Rp600 ribu bagi bulan selama tiga bulan.

“Anggaran yang disiapkan disini adalah sebesar Rp360 miliar, ” ucap Jokowi.

Sejalan dengan itu, pemerintah akan terus menyisir anggaran negara yang tersedia untuk menambah lagi bantuan sosial bagi masyarakat pada tengah pandemi corona.

Baca Juga: Beri Bansos Rp600 Ribu per Bulan, Jokowi Harap Warga Jabodetabek Tak Pegangan

“Pemerintah mau terus berupaya untuk menyisir balik anggaran-anggaran yang tersedia untuk menambah lagi bantuan sosial, memperluas jalan kerja bagi masyarakat di lapisan bawah untuk program pada karya, ” tuturnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi: ASN, TNI, Polri, dan Pegawai BUMN Dilarang Mudik

(erh)