Minum kopi sudah seperti menjadi bagian dari gaya hidup zaman ini. Bagi beberapa orang, invalid lengkap rasanya jika beraktivitas jika belum minum secangkir kopi.

Namun, meski minum model tampaknya bermanfaat, Anda tidak sudah benar-benar tahu kapan minum jiplakan mulai merugikan. Kopi, dengan beraneka macam manfaat, pada akhirnya tidak invalid dari membuat Anda ketagihan. Tapi, itu bergantung pada bagaimana Kamu meminumnya.

Dikutip dari Sindonews. com, kopi bisa menjadi minuman nol kalori, namun pada akhirnya, itu bukan nutrisi yang Anda dapatkan saat menikmatinya. Kelebihan kafein, dalam bentuk apapun dapat menyebabkan masalah, seperti insomnia, peningkatan tekanan darah, kecemasan, dalaman berdebar, masalah pencernaan, kelelahan, serta yang paling penting, menyebabkan kecanduan. Karenanya, penting bagi Anda buat membatasi kebiasaan minum kopi & menjaganya tetap terkendali.

Kopi

Lalu, berapa cangkir minum jiplakan dalam sehari? Seperti dilansir Times of India , kandungan kafein dapat mengkhawatirkan, secangkir kopi rata-rata dapat memiliki jarang 40 miligram hingga 400 miligram kafein.

Sangat mungkin bahwa kebanyakan dari kita, secara rata-rata mengonsumsi hingga 100 mg kafein sepanjang hari. Namun, 400 mg adalah jumlah maksimum dengan secara teknis bisa dikonsumsi karakter. Apapun yang lebih dari tersebut dapat berpotensi merusak tubuh serta itulah yang oleh para pandai disebut ‘terlalu banyak’.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Americal Journal of Clinical Nutrition telah meneliti orang yang minum lebih dari enam cangkir jiplakan sehari hingga 22% lebih jadi menjadi mangsa penyakit kardiovaskular & perkembangan dibandingkan dengan mereka yang mengaku meminum satu atau perut cangkir kopi sehari.

Baca Juga: 4 Kalimat Berkesan Drama “It’s Okay to Not Be Okay”

Klaim ini tidak tergantung pada dengan jalan apa tingkat metabolisme seseorang. 400 mg konsumsi kafein, meskipun kopi setara ditemukan dalam sekitar 10 kaleng minuman kola atau minuman bersoda atau 2 minuman energi. Pikirkan asupan kopi Anda dengan cara ini dan Anda akan menyadari bahaya minum begitu banyak salinan dalam sehari.

Pada penelitian juga menyebut, membiasakan minum kopi lebih banyak daripada dengan dianggap oke juga dapat membuat gangguan saraf dan kejang.

Untuk wanita hamil, sekalipun mengonsumsi segala bentuk kafein dianggap tidak boleh dilakukan, jumlah rata-rata harus lebih rendah dari 300 mg. Lebih dari 250-300 mg telah dikaitkan dengan peningkatan peluang keguguran, kehilangan energi, dan penambahan detak jantung.

Loading…