PARA astronom pertama kalinya menemukan struktur eksentrik yang mengelilingi tiga bintang yang memperlihatkan bahwa mereka merobek plat pembentuk planet. Benda-benda muda dalam sistem GW Orionis ini memutar piringan material tempat planet dilahirkan dan menciptakan cincin yang tak sejajar atau miring.

Sistem ini terletak sekira satu. 300 tahun cahaya di konstelasi Orion. Dua bintang mengorbit mulia sama lain setiap 241 keadaan, dengan yang ketiga mengelilingi perut lainnya dalam 11, 5 tarikh.

Baca juga: Unik, Siswa Ini Ciptakan Video Game dari Semangka

Melansir dari IFL Science , Jumat (4/9/2020), simulasi dari tim pertama menunjukkan kalau ketidaksejajaran dalam orbit ketiga bintang telah menciptakan lengkungan pada piringan yang dulunya datar.

Pengamatan menggunakan instrumen SPHERE VLT, merekonstruksi cakram dalam tiga ukuran dengan memperlihatkan bayangan cincin memutar dalam pada sisa cakram. Jadi, membuatnya terlihat jelas bahwa periode dalam melengkung secara dramatis & bahwa cincin pada sudut yang lebih curam terpisah darinya.

Stefan Kraus, seorang guru besar astrofisika di Universitas Exeter pada Inggris, mengatakan pada saat yang sama ALMA (Atacama Large Millimeter/Submillimeter Array) memungkinkan penelitian untuk mengukur bentuk tepat dari cincin yang membentuk bayangan. Dengan menggabungkan bahan tersebut peneliti mendapatkan bentuk tiga dimensi, orientasi cincin yang tidak sejajar dan permukaan cakram dengan melengkung.

Menangkap juga: Falcon 9 Kembali Merosot, Bawa 60 Satelit Internet ke Luar Angkasa

Cincin luar yang terbesar dengan pernah terlihat di piringan pembentuk planet. Cincin bagian dalam yang tidak sejajar berisi debu senilai 30 massa Bumi yang tentunya cukup untuk membentuk sebuah satelit.

“Kami pikir kehadiran planet diantara cincin-cincin ini diperlukan untuk menjelaskan mengapa piringan tersebut robek, ” kata Jiaqing Bi, penulis makalah, dalam pernyataannya. Eksplorasi lebih lanjut dari GW Orionis akan diperlukan untuk mengonfirmasi kejadian ini.

(han)