Sudah lebih dari enam bulan sekarang, sejak pandemi global mengubah jalan hidup kita serta membuat dampak drastis pada model hidup kita. Tidak hanya menukar cara hidup, tetapi juga mempengaruhi hubungan kita dengan pasangan.

Awalnya, gagasan karantina mengakui banyak orang. Itu meyakinkan mengalami nyaman dan kebersamaan. Namun berbarengan waktu, sementara beberapa tetap di dalam pemikiran awal mereka, yang asing menjadi sangat tidak toleran dan kritis terhadap skenario semacam itu.

Karantina sudah memberi dampak tersendiri bagi kehidupan asmara. Melansir Times of India, berikut 5 tipe pasangan era menjalani karantina. Apakah Anda lupa satunya?

Bagian yang Tak Terpisahkan

Seperti namanya, ini adalah tipe pasangan yang selalu bersama dalam keadaan melempem maupun sehat, senang maupun susah. Namun, ketika kita berbicara tentang pasangan yang tidak dapat dipisahkan dalam masa karantina, ceritanya betul berbeda.

Sekarang, mereka tidak dapat dipisahkan tetapi itu juga tidak punya pilihan. Mereka harus melakukan segalanya bersama, sering atau tidak suka. Mereka harus memasak, makan, berolahraga, dan bahkan menyelesaikan pekerjaan rumah tangga berhubungan.

Baca Juga: Intip Chef Marinka Mandi Kembang, Cantik Memesona!

Bagian paranoid


Nah, jika Anda terjebak dengan pasangan Anda di bawah utama atap selama lebih dari 6 bulan, Anda pasti akan menjadi paranoid tentang banyak hal. Lupa satunya adalah keberadaan virtual bagian Anda.

Meskipun Anda atau pasangan Anda tidak mampu keluar lagi, Anda tetap mau tahu tentang apa yang bagian Anda lakukan. Ini mungkin mendirikan Anda atau pasangan Anda mempersoalkan banyak hal dan terlalu mempertimbangkan situasi yang sudah tidak tersedia lagi.

Bagian yang jauh secara emosional

Mungkin Anda & pasangan akan menghabiskan waktu berhubungan saat karantina. Mungkin ini bakal terdengar bagus karena Anda serta pasangan dapat menghabiskan waktu beriringan yang lebih lama.

Tetapi, bagi jenis pasangan tersebut, karantina justru memiliki tekanan emosional tersendiri pada mereka. Meskipun itu secara fisik berdekatan, tetapi dengan emosional mereka berjauhan.