HAMPIR semua orang pasti ngerasa rish jika ada nyamuk yang terbang di dekatnya. Mereka biar akan berusaha agar tidak tergigit oleh nyamuk tersebut menggunakan bervariasi cara.

Tapi, seorang ahli entomologi dari University of Melbourne, Dr Perran Stott-Ros malah membiarkan ribuan nyamuk menggigit lengannya secara teratur. Kenapa?

Ia sengaja melakukan peristiwa tersebut untuk memberi makan para nyamuk dengan darahnya sendiri dengan digunakan untuk penelitian tentang pemberantasan demam berdarah. Dia mencoba menemukan cara efektif untuk mengekang penyaluran virus Dengue, yang menyebar diantara manusia melalui nyamuk.

Ilmuwan Australia itu pertama kala menarik perhatian masyarakat Maret 2020, ketika dia men-tweet foto lengannya yang penuh dengan bentol sesudah memberi makan 5. 000 nyamuk betina. Dia mengakui bahwa gigitan nyamuk itu terkadang menyakitkan. Dia juga selalu harus menahan diri dari menggaruk setelah nyamuk-nyamuk melakukan sesi makan darah.

“Kadang-kadang bisa sedikit menyengat bila mereka membawa Anda ke wadah yang tepat, tetapi kebanyakan tersebut hanya sedikit iritasi. Ini betul-betul gatal nanti. Segera setelah saya melepaskan tangan saya, saya kudu menahan keinginan untuk menggaruk, ” kata Ross, melansir dari Oddity Central.

Mengaji Selengkapnya: Peneliti Ini Beri Dahar 5 Ribu Nyamuk dengan Darahnya Sendiri

(mrt)