JAKARTA kacau Saat pagi hari, mungkin Anda pernah mendengar suara ayam berkokok. Ayam jantan berkokok terkait dengan siklus harian. Siklus harian itu dikenal sebagai ritme sirkadian.

Ini adalah ritme biologis pada hewan, yang mengikuti peredaran siang dan malam. Buku ‘Kisah 1001 Fakta Sains Tersuper pada Dunia’ menjelaskan, ayam jantan berkokok karena memiliki jam internal dengan membantunya mendahului terbitnya matahari.

Kokok mandung jantan saat matahari terbit memang adalah suatu cara untuk mendirikan kekuasaan wilayahnya dan mengawali mencari makanan sehari-hari.

Kala ayam berkokok, ia mengirimkan sinyal ke ayam jantan lainnya kalau jika melanggar, berarti mereka menimbulkan berkelahi. Namun, jika satu mandung jantan tetangga memiliki jam internal yang telah diatur sedikit lebih awal, maka hal ini bisa mengundang ayam jantan lain buat berkokok lebih awal juga.

Selain memiliki keunikan dengan cara berkokok setiap pagi, ternyata ayam memiliki kemampuan melihat warna lebih baik ketimbang manusia.

Peneliti menyebutkan penglihatan warna turun ke mata yang terorganisir dengan baik secara struktural. Itu memetakan lima jenis reseptor cahaya di mata ayam.

Peneliti menemukan reseptor diletakkan dalam mosaik interwoven yang memaksimalkan kemahiran ayam untuk melihat banyak warna di bagian manapun di retinanya – struktur penginderaan ringan di bagian belakang mata.

“Berdasarkan analisis ini, ayam dengan jelas setingkat lebih dari kita dalam hal penglihatan warna, ” kata penulis studi Dr. Joseph C. Corbo dari Washington University School of Medicine di St. Louis, Mo.

“Organisasi reseptor warna di retina mandung sangat melebihi yang terlihat pada kebanyakan retina lainnya dan tetap saja dibanding sebagian besar retina mamalia, ” terangnya.

Baca juga: Proses Penciptaan Bani adam Dijelaskan dalam Alquran

(ahl)