alt=

JAKARTA – Sebesar budaya kuno percaya bahwa Bumi itu datar. Itu dikarenakan wawasan yang terbatas. Tetapi saat itu, ternyata beberapa orang masih mempercayai teori bahwa Bumi itu papar.

Padahal, bukti-bukti sejak berabad-abad lalu menunjukkan sebaliknya. Melansir dari Space, berikut bukti kalau Bumi tidaklah datar:

Pertama, melihat sekitar, ada begitu banyak eksperimen, penelitian, dan demontrasi yang berkali-kali mengungkap kurva Bumi. Semuanya dimulai secara cakrawala.

Saat Anda memperhatikan sebuah objek yang menjauh, maka objek akan terlihat semakin kecil dan menghilang dengan cara yang unik seperti bagian bawahnya tersembunyi. Atmosfer Bumi mampu mengangkat trik-trik lucu di mata kita, dengan berbagai lapisan udara yang membelokkan cahaya ke arah yang menarik.

Fenomena tersebut merupakan efek tepi kelengkungan Bumi. Demikian yang mau terjadi jika Anda tinggal di daerah yang sangat datar, kala Anda mencoba melihat bintang pada cakrawala tetapi tidak lebih jauh (karena Bumi menghalangi), tetapi kalau Anda tinggal di daerah teratas gunung, Anda akan mendapatkan sudut pandang yang lebih baik & dapat melihat bintang-bintang lebih jauh daripada sebelumnya.

Menyuarakan juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Jinjing

Kedua, lapisan di mana-mana, selama gerhana kamar, Bumi melintas di antara matahari dan bulan, memungkinkan Bumi membentangkan bayangannya ke bulan. Bayangan bakal selalu terlihat lingkaran.

Belum lagi foto-foto Bumi yang tak terhitung jumlahnya yang diambil dengan mengorbit satelit dan kesaksian saksi mata dari para astronot yang berasal dari lusinan negeri, program luar angkasa, dan sistem swasta yang berbeda. Selain itu, semua planet lain yang pernah ditemukan juga tampak bulat.

(ahl)