JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan membuahkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 361 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Kedudukan Tanggap Darurat Bencana Covid-19 pada Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Dalam Kepgub yang ditandatangani Anies pada Selasa 31 Maret 2020 itu diputuskan masa tanggap darurat pandemi corona di Jakarta diperpanjang hingga Minggu 19 April 2020 mendatang.

“Menetapkan Perpanjangan Kehormatan Tanggap Darurat Bencana COVID-19 di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta selama 17 (tujuh belas) hari terhitung sejak tanggal 3 April 2020 sampai dengan tanggal 19 April 2020, ” tulis Anies dalam Kepgub Nomor 361 tarikh 2020 yang dikutip Okezone, Rabu (1/4/2020).

Baca Juga: Menkumham: Belum Tersedia Warga Binaan Terpapar Virus Corona

Ia menambahkan, perpanjangan status tanggap darurat bencana Covid-19 di wilayah Ibu Kota dapat dikerjakan apabila situasi masih dalam perihal rawan. “Atau memenuhi kriteria sambungan dalam rencana kontinjensi penanggulangan kematian wabah Covid-19 tahun 2020, ” ujarnya.

infografis seputar corona

Ia menyebut, biaya dengan diperlukan untuk pelaksanaan kebijakan itu dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Keputusan Gubernur ini mulai berlaku pada agenda 3 April 2020, ” tandasnya.

Sebagimana diketahui, total warga Jakarta yang mengidap virus corona terus mengalami lonjakan mulai hari ini, yakni sebanyak 794 orang dinyatakan positif Covid-19. Data itu dilansir dari situs corona. jakarta. go. id‬ yang dipantau Okezone sekira pukul 12. 00 WIB.

Baca Juga: Pasien Positif Covid-19 di RS Wisma Atlet Berserang 6 Orang

Sebelumnya, pada Selasa 31 Maret 2020, tercatat ada 741 orang di wilayah Ibu Praja terinfeksi penyakit asal Wuhan, China tersebut. Sehingga, terhitung ada penggandaan sebanyak 53 orang.

(Ari)