JAKARTA Laptop atau komputer portable merupakan barang electronic yang terdiri dari sejumlah komponen. Nah, komponen-komponen ini juga wajib dilakukan perawatan agar performa laptop terus tersem-bunyi.

Ada kalanya laptop juga harus diinstal ulang lantaran beberapa penyebab. Berikut rangkumannya, Senin (25/1/2021).

Baca Juga: Tips Bersihkan Laptop saat Work From Home

1. Saat booting, prosesnya lambat

Booting merupakan proses di mana laptop dihidupkan sampai masuk ke desktop (layar utama). Jika proses tersebut lambat, kemungkinan besar laptop kudu diinstal ulang.

2. Loading laptop lemot

Selai booting lambat, tanda-tanda laptop harus diinstal ulang adalah jika proses loading benar lemot. Biasanya, masalah ini berlaku saat membuka aplikasi.

3. Sering muncul not responding

Itu juga masalah yang paling kerap ditemukan pemilik laptop yakni munculnya notifikasi ‘Not Responding’. Biasanya, pemberitahuan ini muncul ketika akan mengambil program atau software. Solusinya cuma satu, laptop harus diinstal kembali.

4. Praktik laptop sering menutup sendiri zaman dijalankan

Tanda-tanda lain jika laptop minta di install ulang adalah adanya pelaksanaan atau program yang menutup sendiri saat sedang dipakai (force close). Hal ini bisa disebabkan sebab RAM penuh karena banyaknya program yang dijalankan secara otomatis sebab sistem operasi.

5. Laptop sering restart sendiri

Ada penuh faktor yang membuat laptop ter-restart sendiri. Meski demikian, penyebabkan sangat sulit terdeteksi. Bisa juga terkena virus malware di mana tunggal solusi adalah dengan menginstall kembali laptop.

(amr)