KASUS Babi Ngepet yang terjadi di Depok benar cukup menyita perhatian para netizen dan masyarakat ijmal. Mitos seputar babi ngepet memang sudah ada semenjak dahulu, tapi belum tersedia yang membuktikan secara nyata.

Sementara peristiwa di Depok, ternyata hanyalah settingan beberapa orang, dengan kemudian sudah ditangani oleh Polisi. Meski demikian, sekalor yang mereka gunakan ialah babi asli

Nah, kata soal babi, hewan mempunyai beragam jenis yang tersebar di seluruh dunia, serta berkembang pesat di China, Eropa dan Amerika. Akan tetapi, Indonesia juga punya loh jenis babi yang endemik.

Satwa dengan hanya ada di nusantara ini dikategorikan sebagai satwa langka dan statusnya Rentan (Vulnerable/VU) yang ditetapkan sebab International Union for Conservation of Nature (IUCN). Melansir Kementerian LHK, berikut jejeran babi langka di Nusantara.

Babi

Babi rusa (babyrousa)

Babi payau merupakan hewan endemik Sulawesi dan Status konservasi hewan ini berdasarkan badan konservasi dunia IUCN danalah VU. Babi Rusa di pada negeri termasuk hewan yang dilindungi UU Permen LHK Nomor P. 106/2018.

Babi Payau Tagean (Babyrousa togeanesnsis)

Babi payau Togean merupakan spesies terbesar Babirusa, hewan ini ialah spesies endemik kepulauan Togean, Sulawesi Tengah. Babi Payau jantan punya ciri istimewa memiliki dua taring gede yang menembus kulit moncong. Ukuran taringnya saja, mampu mencapai 30 cm.

Babi Rusa Buru (Babyrousa babyrussa)

Babi Rusa Buru merupkan babi dengan berasal dari Pulau Kejar, Mangoli, Taliabu di Kepulauan Maluku. Babi Rusa Kejar ini memiliki ciri istimewa yaitu taring di rahang atas hewan jantan rendah dan ramping, bersilangan dengan taring rahang bawah di sisi mulut status hewan ini dikategorikan sebagai sensitif oleh IUCN.